Header Ads

Apa Yang Terjadi Jika Bayi Anda Kekurangan DHA?


Seperti yang telah direkomendasikan badan WHO, bahwa setiap wanita yang berada dalam masa kehamilan atau menyusui harus memastikan asupan DHA dan perkembangan otak janin mereka cukup baik. Setidaknya para wanita ini membutuhkan 200 mg asupan DHA per hari. Namun dalam banyak kasus, kebutuhan harian ibu hamil ini hanya bisa terpenuhi setengahnya saja.

Gejala Defisiensi Omega-3 DHA
Jika wanita hamil dan menyusui tidak mendapatkan asupan DHA yang cukup, maka kemungkinan bayi yang lahir akan mengalami defisiensi atau kekurangan DHA. Umumnya bayi yang memiliki kadar DHA dalam darahnya lebih rendah cenderung memiliki IQ yang buruk, kesulitan dalam konsentrasi, berisiko mengalami keterbelakangan mental, dan mengalami kesulitan dalam bahasa (gagap).

Selanjutnya, janin yang kurang mendapatkan DHA selama kehamilan cenderung lahir secara prematur dan memiliki bobot lebih rendah. Jika demikian maka mereka juga rentan terkena masalah jantung dan sistem kekebalan. Beberapa bayi mungkin sering alergi dan mengalami masalah pernapasan. Sedangkan pada ibu akan sering depresi, lupa, kehilangan memori, dan lekas marah.

Bahaya Kekurangan Omega-3
Dahulu, masyarakat di seluruh dunia hidup dengan makanan tradisional yang sehat. Termasuk mengkonsumsi ikan, telur, sayuran laut, dan produk segar yang kaya omega-3 (tinggi lemak sehat dan sedikit merkuri). Namun sekarang ini sulit sekali untuk tidak menemukan pencemaran lingkungan di sekitar laut. Sehingga banyak ikan segar berlemak kemudian juga terkontaminasi zat berbahaya.

Di lain sisi, ibu hamil yang tidak dapat mencukupi kebutuhan omega-3 akan mengambil suplemen atau formula yang diperkaya DHA. Namun, kebanyakan produk formula untuk bayi dan ibu hamil serta menyusui ini cenderung tidak memiliki nutrisi alami seperti yang disediakan pada makanan asli. Sedangkan penggunaan suplemen dalam jangka panjang juga memungkinkan efek samping tertentu.

Sementara itu, rata-rata ibu hamil sekarang ini memiliki peluang tinggi untuk kekurangan DHA. Karena tidak memasukkan makanan omega-3 dalam menu sehat mingguan mereka. Anda bisa mengecek kadar DHA atau konsultasikan dengan dokter di platform kesehatan Gue Sehat. Dokter mungkin memiliki rekomendasi nutrisi DHA prenatal yang baik untuk perkembangan bayi Anda.

No comments